Recent

Mengatasi Gagal Download Saat Memperbaharui Perangkat Lunak Di Hape Samsung.

Gambar
Gagal download saat mau update perangkat lunak di hape Samsung, mungkin beberapa diantara kalian pernah mengalami hal seperti itu. Saya sendiri pernah beberapa kali menemui masalah trsebut, mulai dari update os yang ukurannya besar sampai update patch keamanan yang ukurannya kecil. Padahal sinyal dan jaringan di hape normal, dipakai buka youtube, instagram, whatsapp, ataupun download aplikasi, semuanya lancar tidak ada kendala. Saya cek pengaturan sampai restart hape juga hasilnya tetap sama. Saya pikir itu disebabkan servernya yang terlalu padat, karna pasti banyak orang yang melakukan update secara bersamaan saat itu. Kemudian saya coba besoknya lagi, tapi hasilnya masih gagal juga. Setelah saya coba beberapa cara ternyata harus menggunakan jaringan yang mempunyai kecepatan download yang stabil. Jaringan 4G pada hape saya tidak mempunyai kecepatan yang stabil alias sering drop. Contohnya kecepatan downloadnya rata-rata di 1MB/s, tapi saat di pakai download sering terjadi drop ke 0Kb/

Bisa Nyebur Tapi Bodinya Lentur. Unboxing Dan Kesan Pertama Samsung Galaxy A52 (Awesome White)

Sempet bingung waktu mau ngambil hape ini. Saya kira Samsung A52 yang mau di jual di indoneaia itu versi 5G. Tapi setelah rilis nyatanya versi 4G, padahal saya agak niat beli hape ini seandainya udah versi 5G. Maksudnya agar bisa dipakai jangka panjang, misalnya udah ada jaringannya gak perlu repot ganti hape lagi. Sepertinya itu juga yang jadi salah satu pertimbangan kalian. Karena saya sedikit penasaran kemudian saya cari infonya, dan ketemu perbandingan harganya di situs GSM arena. Setelah di konversi ke rupiah, selisih harga antara Samsung Galaxy A52 4G dan 5G ada di kisaran 2 jutaan. Dengan tanpa terasa tangan ini sudah memesannya di salah satu toko online belogo burung hantu. Saya memilih Samsung A52 berwana putih dengan harga standar 4,99 jutaan.

Singkat cerita tibalah paket yang isinya hape teraebut. Kemudian langsung saya buka, isinya tentu kalian sudah paham ada apa aja. Mulai dari kepalan charger 15W, kabel data USB type C, sim ejector, buku panduan, softcase, dan tentu ada hapenya. Sayang sekali tidak ada hendsfree dalam paket penjualannya. Padahal menurut saya, lebih baik dikasih hendsfree dari pada softcase. Lebih lengkapnya bisa di tonton videonya di bawah ini.


Melihat dari designnya, Samsung A52 ini memang terlihat cakep. Mempunyai bentuk bodi yang sedikit agak ngotak, jika kita bandingkan dengan pada pendahulunya. Menggunakan design infiniti o display khas samsung. Dengan kamera punch hole 32 MP dan speaker kedua yang menyatu dengan earpeace pada bagian. Tak ketinggalan pelindung kaca gorilla glass 5 juga digunakan pada hape ini. Volume rocker dan power button diletakan bersama di sebelah kanan. Di bagian bawah ada lubang jack audio 3,5 mm, microphone, port USB tipe C, dan speaker Utama, Pada bagian atas ada lubang microphone, dan slot sim hybrid. Bagian belakang ada kamera utama 64 MP, kamera ultra wide 12 MP, Kamera Dept 5 MP, dan 5 MP kamera macro. Keempat kamernya ini di tempatkan pada satu frame yang menyatu dengan bodi. Membuat hape ini terlihat simple dan cakep. Tapi ada satu kekurangan yang membuat sedikit kecewa. Material bodi belakangnya yang tipis, terasa kosong dan lentur saat ditekan. Jika kita bandingkan rasa lenturnya ini mirip kotak nasi anak-anak. Apalagi warna putih yang saya pilih ini, kesan tipisnya ini cukup terasa. Saya sarankan memilih warna lain, mungkin feelnya akan lebih berbeda.

Masalah layar, Samsung A52 saya rasa tidak perlu ditanyakan lagi. Layar super amoled FHD+ 6.5" udah yang paling enak menurut saya. Dengan kecerahan yang bisa mencapai 800 nits, layar ini masih terlihat jelas pada luar ruangan. Ditambah lagi kemampuan refresh rate 90hz efek scroll dan buka tutup aplikasi sudah terasa cukup halus. Walapun spek layar bukan yang tertinggi dikelasnya, tapi ini merupakan perpaduan yang pas.

Yang paling saya suka yaitu dual speaker di hape ini, efek perpindahan suara antara kedua speakernya, memberikan pengalaman yang menyenangkan saat memutar musik, ataupun video. Jarang jarang samsung memberikan fitur ini pada hape kelas menengah kebawah.

Performa dari dapur pacunya juga terasa saat bermain game. Walaupun cuma game ringan seperti f1 racing, real racing, dan pes 2021 yang saya mainkan, tapi terasa lebih ringan dan halus  dibandingkan dengan hape lama saya Samsung A50s.
Chipset snapdragon 720G (8nm) dan GPU adreno 618, ditambah dengan ram 8GB dan memori internal yang lega, sepertinya Samsung A52 ini lebih memaksimalkan kemampuan peforma dibandingkan dengan resolusi. Contohnya saja saat mengedit video di kine master, Samsung A52 ini maksimal bisa menghasilkan video beresolusi 1440 sedangkan di Samsung A50s dengan exinos 9611 (10nm) bisa menghasilkan video dengan resolusi 4K. 

Kamera utama 64 MP dengan fitur OIS ini, sangat membantu untuk menghasilkan video dan foto yang halus dan stabil. Kamera depan dan belakang juga mampu menghasilkan foto dan video beresolusi 4K, tapi untuk video mentok pada 30 fps. Sebaliknya jika ingin merekam video di frame rate 60 fps, mentok pada resolusi FHD 1080. Tak ketinggalan fitur HDR pada hape ini, yang bisa membuat hasik foto menjadi terlihat lebih hidup. Ada mode lain seperti potret, yang dulunya bernama live focus. Fungsinya untuk memberikan efek bokeh pada foto yang dihasilkan. Hasilnya juga cukup presisi, asalkan dalam keadaan cahaya yang cukup. Kemudian mode macro. Fungsinya untuk mengambil foto dengan jarak sangat dekat, dengan kata lain untuk menggantikan kamera utama yang menderita rabun dekat. Masih ada lagi beberapa fitur lain seperti mode foto dan video pro, super slow motion, makanan, panorama, dan lainnya.

IP67 menjadi salah satu fitur andalan pada Samsung A52. Dengan sertifikasi artinya tahan air dan debu. Kemampuan tercebur hanya pada kedalaman 1 meter, dan dengan durasi 30 menit. Meskipun memiliki kemampuan seperti itu, hape ini tidak dianjurkan untuk dipaksa berenang. Fungsinya hanya sebagai fitur safety, misalnya tidak sengaja tercebur, kehujanan ataupun ketumpahan air.

Dengan fitur baru seperti itu seperti IP67, Samsung A52 seperti kembali pada habit A series, kecuali pada bagian bodinya. Meskipun sudah menggunakan frame aluminium di bagian dalam, tapi diluarnya masih menggunakan plastik. Apalagi bodi belakangnya. Saya coba bandingkan dengan Samsung A8 2018, kesan premium lebih terasa, dengan frame aluminium, dan bodi belakang kaca. Seperti itulah pengalaman dan opini pribadi saya tentang Samsung Galaxy A52.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tema S8 Dream UX V2

Samsung One UI Night Theme.

Membuat Homescreen Galaxy S8 Dengan Nova Launcher

Samsung One UI V2 Theme

Tema Galaxy S8